PT Tri Daya Maxima (TDM) baru saja menyelesaikan proyek strategis pemeliharaan aset vital. Proyek ini berfokus pada perbaikan tangki timbun 3500 KL yang berlokasi di Terminal Banjarmasin, Pelabuhan Trisakti, Kalimantan Selatan. Selanjutnya, proyek ini diamanatkan oleh salah satu perusahaan logistik energi terbesar di Indonesia. Tujuannya adalah memastikan fasilitas penyimpanan bahan bakar kembali pada performa puncak. Selain itu, tangki juga harus dipastikan memenuhi kelayakan standar operasi internasional.
Restorasi untuk perbaikan tangki timbun berkapasitas besar ini bukanlah sekadar pemeliharaan rutin. Pekerjaan ini merupakan proyek multidisiplin yang menuntut sinkronisasi tingkat tinggi. Misalnya, perpaduan antara rekayasa sipil, mekanikal, penanganan material berat, hingga sistem pelapisan.
Langkah awal dari restorasi dimulai pada akar struktur tangki. Berdasarkan hasil inspeksi, area fondasi memerlukan perbaikan secara menyeluruh. Hal ini penting untuk menjamin stabilitas beban tangki saat terisi penuh bahan bakar.
Pertama, tim sipil mengeksekusi metode pembongkaran dan pengaspalan ulang. Proses ini berawal dari pembersihan material aspal dan beton lama yang telah rusak. Setelah area bersih, tim memadatkan lapisan pasir (sand padding) lapis demi lapis untuk mendistribusikan beban.
Puncak dari pekerjaan sipil ini adalah pengaplikasian lapis resap pengikat (asphalt prime coat). Kemudian, dilanjutkan dengan penghamparan aspal campuran panas (Hotmix) sesuai spesifikasi daya dukung. Pengaspalan ini berfungsi vital sebagai waterproofing. Alhasil, infiltrasi air tanah yang memicu korosi pelat dasar tangki bisa dicegah.
Fase paling kritikal dalam proyek ini adalah proses pengerjaan mekanikal. Fokus utamanya adalah penggantian pelat dasar tangki (Bottom Plate Replacement) dan perbaikan dinding pelat. Penurunan ketebalan baja akibat korosi mengharuskan pemotongan dan penggantian material secara segera.
Di workshop lapangan, tim melakukan persiapan material, pemotongan, dan pembentukan pelat baja. Pemotongan difasilitasi dengan cutting torch otomatis agar menghasilkan tingkat presisi terbaik untuk pengelasan. Selanjutnya, penggantian bottom plate dieksekusi menggunakan teknik las SMAW dan FCAW oleh welder bersertifikat.
Bekerja pada tangki setinggi lebih dari 10 meter membutuhkan infrastruktur akses yang aman. Oleh sebab itu, tim TDM membangun sistem perancah (scaffolding) tipe tubular sesuai standar keselamatan BS 1139. Perancah ini melingkari seluruh perimeter tangki untuk memberikan pijakan kokoh bagi para pekerja.
Untuk menaikkan pelat baja ke area atap tangki, kami merakit Tower Hoist bersertifikat kelayakan operasi (SILO). Prosedurnya meliputi persiapan fondasi, perakitan tiang vertikal, hingga pemasangan sistem rem otomatis. Penggunaan hoist ini secara drastis menurunkan risiko cedera dan mempercepat proses konstruksi.
Pembersihan permukaan menggunakan Abrasive Sandblasting berisiko menyebarkan debu ke terminal yang sedang beroperasi. Sebagai kontraktor yang peduli lingkungan, TDM membungkus area perancah dengan Environmental Protection Net. Jaring ini memastikan aktivitas blasting tidak mencemari perairan pelabuhan.
Setiap fase perbaikan tangki timbun 3500 KL tidak akan diserahterimakan tanpa lolos pengujian Quality Control. Kami menerapkan Non-Destructive Testing (NDT) ketat pada pengelasan menggunakan Vacuum Box Test dan Dye Penetrant. Selain itu, inspektur juga secara rutin memeriksa ketebalan cat menggunakan meteran khusus sesuai spesifikasi pabrikan.
Di sisi lain, proyek ini rentan terhadap bahaya kebakaran (Flammable Area). Oleh karena itu, tim Keselamatan (HSE) sangat disiplin menerapkan sistem Permit To Work dan wajib melampirkan sertifikat Gas Free. Akhirnya, seluruh rangkaian pekerjaan yang menantang ini berhasil diselesaikan dengan rekor Zero Accident.
Proyek perbaikan tangki timbun 3500 KL di Terminal Banjarmasin merupakan bukti kapabilitas TDM dalam menangani proyek strategis. Kami berhasil memadukan keahlian mekanikal, rekayasa sipil, dan mitigasi risiko yang ketat. Kini, tangki tersebut berdiri kokoh dan siap beroperasi penuh demi mendukung ketahanan logistik energi nasional.