Start A Conversation
Click here to talk with TDM Chatbot !
Click here to chat with me!
Search our website now
Beranda » Berita » Proyek Terbaru » Proyek Front End Engineering Design Pabrik Emas ANTAM Tbk di Gresik
Industri manufaktur logam mulia menuntut tingkat presisi, keamanan, dan efisiensi yang sangat tinggi. Perencanaan pembangunan pabrik emas tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Proses ini membutuhkan kajian rekayasa teknik komprehensif yang dikenal dengan Front End Engineering Design (FEED). Baru-baru ini, kami sukses merampungkan penyusunan laporan FEED untuk modernisasi pabrik emas milik raksasa pertambangan nasional, PT ANTAM Tbk.
Proyek perancangan ini bertujuan mempersiapkan fasilitas manufaktur logam mulia yang mutakhir. Desain pabrik dirancang dengan kapasitas produksi mencapai 30 ton per tahun. Angka ini setara dengan produksi 5 juta keping (pcs) emas per tahun. Lewat penyelesaian dokumen ini, kami membuktikan kapabilitas dalam menangani konsultasi engineering berstandar internasional.
Proyek pengembangan pabrik manufaktur logam mulia ini berlokasi di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Kawasan industri strategis ini terletak di Gresik, Jawa Timur. Pemilihan JIIPE sangat ideal karena terintegrasi langsung dengan fasilitas pelabuhan laut dalam. Pasokan energi industri di kawasan ini juga terjamin sangat stabil.
Fasilitas baru ini didedikasikan untuk modernisasi pabrik emas ANTAM. Target utamanya adalah memproduksi emas minted (emas batangan cetak) berkualitas tinggi. Langkah ini sejalan dengan lonjakan proyeksi permintaan emas investasi di pasar global. Pabrik modern ini akan membuat proses produksi berjalan jauh lebih efektif dan efisien.
Penyelesaian dokumen Front End Engineering Design ini merupakan hasil sinergi strategis. PT Tri Daya Maxima (PT TDM) berkolaborasi dengan PT Mitra Daya Persada (PT MDP). Proyek pengadaan jasa konsultasi ini diselesaikan tepat waktu dalam 120 hari kerja. Seluruh hasil cetak biru dan dokumen teknis telah diserahterimakan secara resmi di Jakarta. Anda dapat meninjau layanan kami lainnya di halaman Layanan Konsultasi Engineering Terpadu.
Penyusunan dokumen teknis ini merupakan jembatan kritis menuju fase konstruksi (EPC). Pada fase ini, seluruh konsep teknis dan kelayakan finansial dimatangkan secara terpadu. Kami merangkum seluruh Scope of Work ke dalam satu laporan komprehensif yang tuntas 100%. Berikut adalah rincian tahapan perancangan yang kami lakukan:
Langkah pertama dalam Front End Engineering Design berfokus pada validasi konsep pabrik. Kami melakukan audit komprehensif terhadap dokumen Studi Kelayakan (Feasibility Study) sebelumnya. Tujuannya memastikan asumsi keekonomian dan teknis tetap relevan dengan dinamika industri terkini.
Tim lalu merancang Pre-liminary Layout atau tata letak spasial awal. Kami mengatur alur pergerakan material emas mentah hingga menjadi produk jadi secara presisi. Desain layout ini menjamin ketiadaan kemacetan (bottleneck) dalam jalur produksi. Pemilihan teknologi juga dikaji sangat ketat. Kami menyeleksi teknologi peleburan (melting), pencetakan (coining), hingga pengemasan otomatis terbaik dari vendor global.
Detail desain rekayasa awal dipertajam pada tahap perencanaan infrastruktur fisik. Semua disiplin ilmu engineering berkolaborasi merumuskan rancangan teknis yang utuh. Rancangan arsitektural bangunan dibuat dengan memperhatikan kekuatan struktur dan alur evakuasi darurat.
Sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) juga dirancang secara khusus. Sistem tata udara (HVAC) didesain untuk menangani suhu tinggi dan bahan kimia. Kelistrikan dirancang agar mampu menopang beban mesin industri berat tanpa kedipan tegangan. Spesifikasi setiap peralatan pabrik didefinisikan sangat mendetail. Ini mencakup kapasitas mesin, dimensi, utilitas operasional, dan standar keselamatan masing-masing alat.
Pabrik emas modern wajib menerapkan standar fasilitas berkelas dunia. Oleh karena itu, dokumen Front End Engineering Design mencakup integrasi teknologi pintar. Kami memasukkan desain instalasi panel surya (Solar PV) atap untuk menekan emisi karbon.
Di era Industri 4.0, pelacakan material menjadi sangat esensial. Kami merancang arsitektur sistem MRP (Manufacturing Resource Planning). Sistem ini melacak setiap gram emas secara real-time untuk menekan potensi kehilangan material. Produk logam mulia juga menuntut sistem keamanan fisik tingkat tinggi. Kami mendesain brankas utama, kontrol akses biometrik berlapis, dan pengawasan CCTV terpadu tanpa titik buta.
Pabrik peleburan dan manufaktur logam mulia memiliki risiko operasional yang signifikan. Kami mengelola risiko tersebut melalui studi keselamatan kerja yang sangat teliti. Kami menyusun dokumen Hazard Identification (HAZID) dan Hazard and Operability (HAZOP).
Setiap titik proses produksi dianalisis untuk menemukan potensi bahaya. Potensi seperti kebocoran gas atau tumpahan logam cair segera dicarikan mitigasi teknisnya. Standar ini mengikuti regulasi keselamatan proses dari OSHA Internasional. Terakhir, kami merumuskan Pre-liminary Cost Estimation yang disempurnakan. Akurasi estimasi biaya CAPEX dan OPEX ini akan menjadi patokan dasar lelang pada tahap konstruksi selanjutnya.
Penyelesaian laporan Front End Engineering Design untuk fasilitas ANTAM ini merupakan pencapaian membanggakan. Studi rekayasa komprehensif dalam 120 hari kerja ini memberikan kepastian teknis yang absolut. Klien mendapatkan gambaran investasi yang jelas sebelum menggelontorkan dana triliunan rupiah.
Rancangan pabrik 30 ton per tahun ini memadukan teknologi mutakhir dan sistem cerdas. Fasilitas di JIIPE Gresik ini kelak menjadi tulang punggung produksi emas batangan modern. Apabila perusahaan Anda membutuhkan konsultan handal untuk perancangan pabrik, segera hubungi tim spesialis kami. Kami siap mengawal transformasi visi industri Anda menjadi cetak biru yang presisi.
We believe that TDM will serve as a catalyst in creating a brighter future for Indonesia.
Start A Conversation
Click here to talk with TDM Chatbot !
Click here to chat with me!
Search our website now
